liktor habrianto

Halaman

  • Beranda
  • Eramuslim
  • Wahdah
  • Arrisalah
  • voa-islam

Minggu, 30 September 2012

ANATOMI ORGANOSENSUM/ PANCA INDERA ( SENSORY HUMAN ANATOMY)


ANATOMI ORGANO SENSUM

  • Mata: oculus, organum visualis
  • Telinga: auris, organum vestibulocochlearis
  • Hidung: nasal, organum olfactorium
  • Kulit: integenum commune
  • Organum Gustatorium, lidah=lingua

ANATOMI ORGANUM VISUALIS

  • Supercilium (alis0
  • Palpebra superior & inferior (kelopak mata)
  • Cilia (bulu mata)
  • Conjunctiva: lapisan terluar dari permukaan mata, mulai dari palpebra sebelah dalam sampai kornea
  • Kornea: bagian mata yang jernih (cembung) dan berwarna gelap, warna akibat pantulan dari iris
  • Sklera: lapisan bola mata bagian luar (tampak berwarna putih pada mata)
  • Iris: bagian dalam mata yang berfungsi sebagai diafragma (pengatur sinar yang masuk mata)
  • Pupil: lubang yang berada ditengah iris

  • Kornea: jaringan epithel transparan
  • Iris: bagian berwarna pada mata
  • Pupil: lubang(lingkaran ditengah iris)
  • Lensa
  • Camera oculi anterior:ruang mata antara kornea dan pupil
  • Camera oculi posterior: ruang mata antara pupil dan lensa

  • Corpus ciliaris: memproduksi humor aqueous (glandula ciliaris)
  • Ligamentum suspensorii lentis ligamen yg mempertahankan posisi lensa
  • Humor aqueous: cairan bola mata yang mengisi camera oculi
  • Angulus iridocornealis: sudut antara iris dan kornea tempat homur aqueous mengalir ke sinus venosus sclera

RETINA

  • Lapisan bola mata:
    • Sclera lapisan luar, keras
    • Choroidea lapisan kedua, kaya vascular
    • Retina lapisan ketiga, terdiri dari jaringan. saraf
  • Nervus Opticus
  • Humor Vitreus: adalah massa yang mengisi bagian dalam bolaa mata, transparan seperti jeli

  • Fovea centralis: bagian tengah dari makula lutea dari retina (paling peka terhadap sinar)
  • Makula Lutea: atau bintik kuning, yaitu area dalam retina yang paling sempurna menerima rangsang cahaya
  • Discus optik: bintik buta, tempat nervus opticus dan pembuluh darah masuk, merupakan bagian dari retina yang tidak peka terhadap cahaya

GLANDULA LAKRIMALIS

  • Glandula Lakrimalis: kelenjar air mata
  • Punctum lakrimalis: lubang tempat mengalirnya air mata kedalam hidung
  • Canaliculi lakrimalis; saluran yang menghubungkan antara punctum lakrimalis dan sacus lakrimalis
  • Sacus lakrimalis: bagian dari saluran kelenjar air mataa yang membesar (didalam hidung)
  • Ductus nasolakrimalis: saluran air mata yang menghubungkan aantara sacus lakrimalis dan cavum nasi

ORGANUM VESTIBULOCOCHLEARIS

  • Meatus acusticus externus: saluran telinag bagian luar
  • Meatus acusticus internus: saluran telinga bagian dalam
  • Membran Timpani (gendang telinga), merupakan batas antara meatus acusticus eksternus dan internus
  • Osicula auditoria: tulang pendengaran (terletak pada telingaa bagian tengah
    • Malleus
    • Incus
    • Stapes

LABYRINTH: organ didalam telinga bagian dalam yaang berfungsi untuk keseimbangan dan pendengaran

  • Terdiri 2 bagian:
    • Labyrinthus oseus (terbuat dari tulang)
    • Labyrinthus membranaseus (terbuat dari membran, terletak didalam laabyrintus oseus)
  • Nervus Vestibulocochlearis: saraf cranialis nomer 8

LABIRYNTHUS OSEUS

  • Terdiri:
    • Canalis semicircularis, bagian pangkaalnya membesar yang disebut ampulla (tempat organ keseimbangan
    • Vestibulum
    • Cochlea: berbentuk seperti rumah siput (tempat organ pendengaran)
  • Berisi Perilimfe
  • Fenestra vestibuli berbentuk oval  stapes
  • Fenestra cochlealis berbentuk bulat

LABYRINTHUS MEBRANASEUS

  • Ductus semicircularis: ada tiga: (anterior, lateralis, posterior)
  • Utriculus  basis canalis semicircularis
  • Sacculus
  • Ductus cochlearis: saluaran didalam cochlea
  • Berisi endolimfe

ORGANUM OLFACTORIUM

  • Tractus olfactorius: batang dari saraf olfactorius
  • Bulbus olfactorius: ujung dari saraf olfactorius yang membesar
  • Sel olfactorius terletak pada atap cavum nasalis: berupa lamina kribiformis os frontalis (bagian yang berlubang-lubang, tempat masuknya serabut saraf olfactorius kedalam cavum nasi)

  • Glandula mukosa :menghasilkan kelenjar mukus, yang befungsi melarutkan zat yang tercium
  • Sel olfactorius: mendeteksi bau  bulbus olfactorius diteruskan ke  tractus olfactorius terus menuju otak

INTEGENUM COMMUNIS

  • Epidermis (lapisan kulit terluar)
  • Dermis (lapisan dalam)
  • Ujung saraf bebas
  • Fleksus saraf di sekitar folikel rambut
  • Corpuscel Meissnerian, Discus Merkel’s
  • Corpuscel Paccinian

  • Ujung saraf bebas  nyeri, suhu
  • Corpuskel Paccinian  tekanan
  • Corpuskel Meissnerian  sentuhan

ORGANUM GUSTATORIUM

  • Papilla lingualis: tonjolan yang ada didalam permukaan lidah, sebagai tempat reseptor gustatorius 9pengecapan)
  • Papilla fungiformis (berbentuk seperti jamur)
  • Papilla filiformis (mempunyai filia)
  • Papilla sircumvalata (berbentu seperti sirkuit, lingkaran)
  • Tonsila lingualis (dibagian belakang lidah)

REFERENSI

  1. Anderson, 1999, Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia, Jones and barret Publisher Boston, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta, EGC
  2. Verralis, Sylvia, 1997, Anatomi dan Fisiologi Terapan dalam Kebidanan, Jakarta, EGC
  3. Pearce, 1999, Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis, Jakarta, Gramedia
  4. Landan, 1980, Essential Human Anatomy and Physiology, Scott Foresman and Company Gienview
  5. Martini, 2001, Fundamentals of Anatomy and Physiology, Prentice Hall, New Jersey
  6. Gibson, 1995, Anatomi dan Fisiologi Modern untuk Perawat, Jakarta, EGC
  7. Ganong, 1995, Review of Medical Physiology, Philadelphia
  8. Guyton, 1995, Tex Book of Medical Physiology, Philadelphia
  9. Watson, R., 2002, Anatomi dan Fisiologi untuk Perawat, edisi 10, EGC, Jakarta
  10. Kahle, W., et all, 1991, Atlas dan Buku Teks Anatomi Manusia, EGC, Jakarta
  11. Lutjen, et all, 2001, Atlas foto anatomi: struktur dan fungsi tubuh manusia, edisi 2, EGC, Jakarta
Dr. Suparyanto, M.Kes
Diposting oleh MUJAHID ALOR di 06.07 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 24 September 2012

Apakah AI-Quran itu dan Siapakah Muhammad itu?

Apakah AI-Quran itu dan Siapakah Muhammad itu?

Al-Quran adalah firman Allah sebagai sumber utama untuk setiap keyakinan dan ibadah orang Islam. Hal ini merupakan sebuah peraturan untuk semua subjek yang berhubungan dengan manusia, kebijakan, ajaran, ibadah, jual-beli, hukum, dan lain-lain. Akan tetapi yang Paling utama adalah hubungan antara Allah dan makhluk Nya. Pada saat yang sama, al-Quran juga memberikan pedoman dan ajaran secara mendetail tentang kemasyarakatan, bergaul atau berperi laku dengan sesama manusia dan sistem ekonomi secara adil.
Mushaf al-Quran diturunkan kepada Nabi Muham­mad SAW dalam bahasa Arab. Sehingga banyak terjemahan al-Quran, baik yang diterjemahkan ke daiam bahasa Inggris atau bahasa lain. Tidak ada al-Quran lain atau versi lain al-Quran selain al-Quran itu sendiri. Al-Quran tetap eksis hanya dalam bahasa Arab sejak diturunkan.
Nabi Muhammad SAW lahir di Makkah, Jazirah Arab, tahun 570 M. Ayahnya meninggal sebelum beliau lahir dan sebentar kemudian ibunya juga meninggal. Akhirnya beliau diasuh pamannya, salah satu orang yang dihormati di suku Quraisy. Dia diasuh dalam keadaan buta huruf tidak dapat membaca atau menulis dan tetap dengan keadaan demikian sampai meninggal. Begitu beliau tumbuh dewasa, dia terkenal sebagai seorang yang jujur, terpercaya, dermawan, dan tulus hati. Karena dia orang yang dapat dipercaya, dia mendapat julukan al-Amin.
Nabi Muhammad SAW sangat tafakur dan dia sangat dibenci oleh masyarakat yang menyembah berhala sepanjang dekade. Pada waktu berumur empat puluh tahun, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali dari Allah SWT melalui malaikat Jibril. Wahyu itu berlangsung selama 23 tahun dan terkumpul dalam sebuah mushaf yang terkenal dengan nama al-Quran.
Hadis adalah perkataan Nabi Muhammad SAW yang juga dijadikan sumber kedua. Akan tetapi, pernyataan ini tidak dijadikan susunan kata secara langsung dari Allah. Sesegera mungkin dia mulai menyampaikan al-Quran dan mengajarkan kebenaran yang telah Allah turunkan kepadanya, dia dan pengikutnya yang masih sedikit mendapat penyiksaan dari orang-orang kafir. Penganiayaan itu semakin berat sampai tahun 622 M, dimana Allah memerintahkan mereka untuk berhijrah.
Hijrah ini dari kota Makkah ke kota Madinah, sekitar 400 kilometer ke arah utara. Peristiwa hijrah ini lantas dijadikan sebagai pedoman kalender Hijriah.
Setelah beberapa tahun, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya sanggup untuk kembali ke Makkah di mana mereka memaafkan musuh-musuhnya. Sebelum Nabi Muhammad SAW meninggal pada umur 63 tahun, Islam telah menyebar ke seluruh ke Jazirah Arab. Dan sampai berabad-abad sepeninggainya, Islam telah menyebar ke Barat sampai ke Spanyol dan ke Timur sejauh Cina.
Di antara alasan-alasan mengapa Islam cepat berkembang dan menyebar karena Islam mengajarkan kebenaran dan perdamaian. Islam memiliki keyakinan, mengajarkan, dan merupakan agama tauhid, yaitu yang hanya menyembah satu tuhan, satu-satunya Tuhan yang patut disembah.
Nabi Muhammad SAW adalah contoh teladan yang memiliki sifat jujur, adil, murah hati, selalu mengasihi, dan pemberani. Dia menghilangkan semua tindak kejahatan dan berusaha sejauh mungkin semata-mata demi agama Allah dan pahala-Nya di akhirat nanti. Semua urusan dan perbuatannya dia sandarkan pada Allah.

Islam dan llmu Pengetahuan

Pemikiran Barat sekarang ini berada di tengah-tengah peperangan antara agama dan ilmu pengetahuan. Hampir tidak mungkin pemikir Barat sekarang ini menerima kenyataan bahwa kemungkinan ada pertemuan secara mendasar antara agama dan ilmu pengetahuan. Injil, yang menjadi kepercayaan orang Nasrani, menyatakan pohon di mana Nabi Adam AS dilarang memakannya adalah pengetahuan. Oleh karena itu, setelah dia memakan buahnya, dia memperoleh pengetahuan tertentu yang mana tidak dia peroleh sebelumnya. Dengan alasan inilah orang Eropa membantah bahwa selama dua abad mereka tidak menerima pengetahuan ilmiah yang datang dari orang Islam.
Gereja menyatakan bahwa pencarian seperti penge­tahuan ilmiah adalah penyebab dosa yang asli. Uskup menggambarkan bukti mereka dari Perjanjian Lama yang menyebutkan bahwa ketika Adam memakan pohon itu, ia mendapat beberapa pengetahuan, Allah tidak menyukainya dan menolak memberinya kemurahan hati. Oleh karena itu, pengetahuan ilmiah menolak sepenuhnya peraturan gereja yang dianggap sebagai hal yang tabu. Akhirnya, ketika pemikir bebas dan ilmuwan Barat sanggup mengatasi kekuatan gereja, mereka membalas dendam dengan mencari petunjuk yang berlawanan dan menekan beberapa kekuatan agama. Mereka beralih kepada hal-hal yang berlawanaan untuk mengatasi kekuatan gereja dan mengurangi pengaruhnya kepada hal yang sempit dan membatasi pada sudut-sudut tertentu.
Oleh karena itu, jika Anda membicarakan persoalan agama dan ilmu pengetahuan dengan pemikir Barat, dia benar-benar akan keheranan. Mereka tidak tahu Islam. Mereka tidak mengetahui bahwa Islam menjunjung tinggi status ilmu pengetahuan dan orang yang berilmu, menghormati mereka sebagai saksi setelah malaikat yang berhubungan dengan fakta baru tiada Tuhan selain Allah, sebagaimana yang telah Allah firmankan kepada kita:
"Tuhan menyatakan, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Dia, dan malaikat-malaikat dan orang-orang berilmu yang tegak dengan keadilan. " (QS AIi Imran : 18)
Dan Allah Yang Maha Agung dan Maha Muha berfirman kepada kita:
"Oleh sebab itu, ketahuilah bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah ".
(QS Muhammad : 19)
Telah diketahui dari al-Quran bahwa Nabi Adam AS diistimewakan melebihi malaikat dengan kebaikan pengetahuan yang diberikan Allah kepadanya. Kisah dari al-Quran menyangkal Injil yang menyebutkan orang Islam dianggap menyimpang. Menurut al-Quran, kenyataan bahwa Nabi Adam diberi pengetahuan adalah sebuah tanda kehormatan dan bukan karena pengusirannya dari surga. Oleh karena itu, jika seseorang membicarakan Islam dan ilmu pengetahuan dengan para pemikir Barat, mereka cenderung mengharapkan argumen yang sama dengan apa yang ada dalam budaya dan agama mereka. Itulah mengapa mereka memberi reaksi dengan keterkejutan ketika mereka ditunjukkan dengan fakta yang jelas sekali dari al-Quran dan Sunnah.
Di antara pemikir Barat yang menampakkan keterkejutannya itu adalah Prof. Dr. Joe Leigh Simpson, Ketua jurusan Ilmu Kebidanan dan Ginekologi dan Pakar Molecular dan Genetika Manusia, Baylor College Medicine, Houston. Ketika kami pertama kali bertemu dengannya, Profesor Simpson menuntut pembuktian al-Quran dan Sunnah. Akan tetapi, kami sanggup menghilangkan kecurigaannya. Kami menunjukkan kepadanya sebuah naskah garis besar perkembangan embrio. Kami membuktikan kepadanya bahwa al-Quran menjelaskan kepada kita bahwa turunan atau hereditas dan sifat keturunan atau kromosom yang tersusun hanya bisa terjadi setelah perpaduan yang berhasil antara sperma dan ovum. Sebagaimana yang kita ketahui, kromosom-kromosom ini berisi semua sifat-sifat baru manusia yang akan menjadi mata, kulit, rambut, dan lain-lain.
Oleh karena itu, beberapa sifat manusia yang tersusun itu ditentukan oleh kromosomnya. Kromosom-kromosom ini mulai terbentuk sebagai permulaan pada tingkatan nutfah dari perkembangan embrio. Dengan kata lain, ciri khas manusia baru terbentuk sejak dari tingkatan nutfah yang paling awal. Allah Yang Maha Agung dan Yang Maha Mulia berfirman di dalam Al-Quran:
"Celakalah kiranya manusia itu! Alangkah ingkarnya (kepada Tuhan). Dari apakah dia di­ciptakan? Dari setetes air mani. (Tuhan) menciptakannya dan menentukan ukuran yang sepadan dengannya. " (QS Abasa : 17-19)
Selama empat puluh hari pertama kehamilan, semua bagian dan organ tubuh telah sempurna atau lengkap, terbentuk secara berurutan. Nabi Muhammad SAW menjelaskan kepada kita di dalam hadisnya: "Setiap dari kamu, semua komponen penciptamu terkumpul dalam rahim ibumu selama empatpuluh hari." Di dalam hadis lain, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Ketika setetes nuftah telah melewati 42 malam, Allah menyuruh seorang malaikat ke rahim perempuan, yang berkata: `Ya Tuhan! Ini laki­laki atau perernpuan?' Dan Tuhanmu memutus kan apa yang Dia kebendaki. "
Profesor Simpson mempelajari dua hadis ini secara intensif, yang mencatat bahwa empat puluh hari pertama itu terdapat tingkatan yang dapat dibedakan secara jelas atau embriogenesis. Secara khusus, Dia dibuat kagum dengan ketelitian yang mutlak dan keakuratan ke­dua hadis tersebut. Kemudian dalam salali satu konferensi yang dihadirinya, dia memberikan pendapat sebagai berikut: "Dari kedua hadis yang telah tercatat dapat membuktikan kepada kita gambaran waktu secara spesifik perkembangan embrio sebelum sampai 40 hari. Terlebih lagi, Pendapat yang telah berulang-ulang dikemukakan pembicara yang lain pagi ini. bahwa kedua hadis ini telah menghasilkan dasar pengetahuan ilmiah yang mana rekaman mereka sekarang ini didapatkan".
Profesor Simpson mengatakan bahwa agama dapat menjadi petunjuk yang baik untuk pencarian ilmu pengetahuan. Ilmuwan Barat telah menolak hal ini. Seorang ilmuwan Amerika mengatakan bahwa agama Islam dapat mencapai sukses dalam hal ini. Dengan analogi, jika Anda pergi ke suatu pabrik dan Anda berpedoman pada mengoperasikan pabrik itu, kemudian Anda akan paham dengan mudah bermacam-macam pengoperasian yang berlangsung di pabrik itu. Jika Anda tidak memiliki pedoman ini, pasti tidak memiliki kesempatan untuk memahami secara baik variasi proses tersebut. Profesor Simpson berkata: "Saya pikir tidak ada pertentangan antara ilmu genetika dan agama, tetapi pada kenyataannya agama dapat menjadi petunjuk ilmu pengetahuan dengan tambahan wahyu ke beberapa pendekatan ilmiah yang tradisional. Ada kenyataan di dalam al-Quran yang ditunjukkan oleh ilmu pengetahuan menjadi valid, yang mana al-Quran mendukung ilmu pengetahuan yang berasal dari Allah."
Inilah kebenaran. Orang-orang Islam tentunya dapat memimpin dalam cara pencarian ilmu pengetahuan dan mereka dapat menyampaikan pengetahuan itu daIam status yang sesuai. Terlebih lagi orang Islam mengetahui bagaimana menggunakan pengetahuan itu sebagai bukti keberadaan Allah, Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mulia untuk menegaskan kerasulan Nabi Muhammad SAW
Allah berfirman di dalam al-Quran:
"Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. " (QS Fushshilat : 53)
Setelah menyadari melalui beberapa contoh keajaiban al-Quran secara ilmiah yang telah diketahui berhubungan dengan komentar yang objektif dari para ilmuwan, mari kita tanyakan pada diri kita sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut:
  1. Dapatkah hal ini mejadi sebuah kejadian yang kebetulan bahwa akhir-akhir ini penemuan informasi secara ilmiah dari lapangan yang berbeda yang tersebutkan di dalam al-Quran yang telah turun pada 14 abad yang lalu?
  2. Dapatkah al-Quran ini ditulis atau dikarang Nabi Muhammad SAW atau manusia yang lain?
Hanya jawaban yang mungkin untuk pertanyaan itu bahwa al-Quran secara harfiah adalah kata-kata atau firman Allah yang diturunkan kepadanya. Al-Quran adalah perkataan yang harfiah dari Allah yang Dia turunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang melalui malaikat Jibril. Al-Quran ini dihapalkan oleh Nabi Muhammad SAW yang kemudian didiktekan kepada sahabat-sahabatnya. Para sahabat inilah yang selanjutnya secara bergiliran menghapalkannya, menulis ulang, dan memeriksa/meninjau lagi dengan Nabi Muhammad SAW
Terlebih lagi, Nabi Muhammad SAW memeriksa kembali al-Quran dengan malaikat Jibril sekali setiap bulan Ramadhan dan dua kali di akhir hidupnya pada kalender Hijriah yang sama. Sejak al-Quran diturunkan sampai hari ini, selalu ada banyak orang Islam yang menghapalkan semua ayat al-Quran surat demi surat. Sebagian dari mereka ada yang sanggup menghapal al-Quran pada waktu berumur 10 tahun. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika tidak ada satu surat pun di dalam al-Quran yang berubah selama berabad-abad sampai sekarang.
Al-Quran telah diturunkan 14 abad yang lalu menyebutkan fakta yang bacu ditemukan akhir-akhir ini yang telah dibuktikan oleh para ilmuwan. Hal ini membuktikan tidak ada keraguan bahwa al-Quran adalah firman yang harfiah dari Allah, yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu juga menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah benar-benar nabi dan utusan yang diturunkan Allah. Hal ini adalah di luar alasan bahwa setiap manusia 14 abad yang lalu telah mengetahui beberapa fakta ini yang ditemukan atau dibuktikan akhir-akhir ini dengan peralatan canggih dan metode yang rumit.
Diposting oleh MUJAHID ALOR di 20.06 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 09 Juli 2012

GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT


Dr. Suparyanto, M.Kes

GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT

CAIRAN TUBUH
  • Cairan tubuh adalah larutan isotonik yang tersusun atas air dan zat terlarut (mineral)
  • Bayi: 75 % BB air
  • Dewasa laki: 60% BB air
  • Dewasa wanita: 50% BB air
  • Orang tua: 50% BB air
  • ICF = 40%, ECF = 20% (ISF =15%, IVF = 5%)
  • Ion Na → kation utama ECF
  • Ion K → kation utama ICF

KETIDAK SEIMBANGAN VOLUME CAIRAN TUBUH
  • Defisit volume ECF adalah berkurangnya cairan isotonik plasma (serta hilangnya ion Na dan air yang relatif seimbang) → disebut dehidrasi
  1. Penurunan 2% : dehidrasi ringan
  2. Penurunan 5% : dehidrasi sedang
  3. Penurunan 8% : dehidrasi berat

CAUSA DEHIDRASI
Ekstrarenal:
  • Gastrointestinal: muntah, diare, ileostomi, fistula biliaris, perdarahan
  • Kulit: diaforesis, luka bakar
  • Ruang ketiga: obstruksi usus, peritonitis, ascites, pankreatitis, efusi pleura, hipoalbuminuria, fraktur paha
Renal:
  • Penyakit ginjal: nefritis, GGA, diuretik, DM, defisiensi aldosteron, penyakit Addison

GAMBARAN KLINIS DEHIDRASI
  • Lesu, lemah dan lelah
  • Anoreksia, haus, hipotensi
  • Mukosa mulut kering, lidah kering, turgor menurun
  • Oligouria
  • Takikardi, pusing, sinkop
  • Kesadaran menurun

PENATALAKSANAAN DEHIDRASI
Ketentuan Umum:
  • Berikan maintenance cairan dan ganti cairan yang hilang
  • Ganti kehilangan cairan yang masih berlangsung, volume per volume
  • Pemberian cairan dibagi rata dalam 24 jam, kecuali keadaan khusus

Kebutuhan volume 24 jam/m2
  • Maintenance: 1500 ml/m2 BSA (Body Surface Area)
  • Kekurangan volume cairan sedang + maintenance (penurunan BB mendadak <5%) 2400 ml/m2 BSA Kekurangan volume cairan yang berat + maintenance (penurunan BB mendadak >5%) 3000 ml/m2 BSA

KELEBIHAN VOLUME ECF
  • Edema: penumpukan cairan interstisial yang berlebihan
  • Edema disebabkan oleh 4 mekanisme:
  1. Peningkatan tekanan hidrostatis kapiler (gagal gantung kongestif)
  2. COP (colloid osmotic presure) yang menurun (hipoalbumin pd sirosis)
  3. Peningkatan permiabilitas kapiler pada peradangan
  4. Obstruksi aliran limfe (post mastektomi)

GAMBARAN KLINIS OVERLOAD CAIRAN ECF
  • Destensi vena jugularis
  • Peningkatan tekanan v sentral (>11 cm H2O)
  • Peningkatan tekanan darah
  • Denyut nadi penuh, kuat
  • Melambatnya waktu pengosongan vena tangan (> 3-5 detik)
  • Edeme perifer dan periorbita
  • Asites, efusi pleura

PERUBAHAN LABORATORIUM
  • Penurunan hematokrit
  • Protein serum rendah
  • Ion Na serum normal, ion Na urine rendah (<10 mEq/24jam) Penambahan 2% = kelebihan ringan Penambahan 5% = kelebihan sedang Penambahan 8% = kelebihan berat 

PENATALAKSANAAN
  • Tergantung penyebabnya → prinsip pembatasan asupan ion Na dan cairan Edema paru → perlu tindakan cepat, untuk menghindari preload yang besar (beban yang masuk jantung) → dengan cara: Posisi fowler,  Pemberian diuretik kuat,  Pemberian oksigen 

KETIDAK SEIMBANGAN OSMOLALITAS
  • Ketidakseimbangan osmolalitas adalah ketidakseimbangan konsentrasi zat yang terlarut (mineral) dalam cairan tubuh Karena ion Na merupakan partikel utama ECF → hipo/hiperosmolalitas → mencerminkan hipo/hipernatremia Hiperglikemia → kejadian khusus pada kasus DM, akibat defisiensi H. Insulin 

HIPONATREMIA
  • Disebabkan air yang berlebihan atau ion Na yang berkurang (Na+ serum < 135 mEq/L) Menyebabkan pembengkakan sel (karena perpindahan air dari ECF ke ICF) → mengancam jiwa → jika edem terjadi di sel otak Terapi → membuang air yang berlebihan atau menganti ion Na 

HIPERNATREMIA
  • Hipernatremia: kadar Na serum >145 mEq/L → menyebabkan hiperosmolalitas (ECF) → dehidrasi ICF dan pengerutan sel
Penyebab utamanya:
  • Kehilangan air (mengandung Na)
  • Penambahan ion Na dengan kekurangan air

PENATALAKSANAAN HIPERNATREMIA
  • Menurunkan ion Na serum, sebelum mencapai kadar kritis (>160 mEq/L)
  • Hipernatremia dengan normovolemia → D5 per oral atau IV
  • Hipernatremia dengan hipervolemik → D5 dan diuretik
  • Diabetes insipidus → desmopresin

HIPOKALEMIA
  • Hipokalemia → kadar ion K serum <3,5mEq/L ( K ion utama ICF) Hipokalemia berkaitan dengan alkalosis (karena alkalosis menyebabkan ion K berpindah dari ECF ke ICF) Etiologi: asupan K ↓, kehilangan K lewat: saluran cerna, ginjal, luka bakar 

EFEK HIPOKALEMIA
  • Perlu diingat: diuretik, digitalis, hipokalemia merupakan kombinasi yang mematikan, karena diuretik → hipokalemia → meningkatkan efek digitalis → disritmia jantung → mati 

PENATALAKSANAAN HIPOKALEMIA
  • Prinsip: memulihkan ke normovolemia Hipokalemia → peningkatan asupan ion K per oral atau IV (tidak boleh >20mEq/L), bolus KCl tidak boleh IV → dapat menyebabkan henti jantung

HIPERKALEMIA
  • Hiperkalemia: peningkatan kadar ion K serum >5,5mEq/L
  • Hiperkalemia → keadaan darurat medis yang perlu segera dikenali dan ditangani untuk menghindari disritmia dan henti jantung (cardiac arrest)

ETIOLOGI HIPERKALEMIA
  • Pengambilan darah vena yang buruk → lisis sel darah → ion K keluar sel
  • Ekskresi tidak memadai:
  1. GGA dan GGK
  2. Insufisiensi adrenal
  3. Hipoaldosteronisme
  4. Penyakit Addison
  5. Diuretik hemat kalium (spironolakton)

  • Berpindahnya ion K dari ICF ke ECF
  1. Asidosis metabolik (pada gagal ginjal)
  2. Kerusakan jaringan (luka bakar luas, cedera remuk berat, perdarahan internal)
  • Asupan yang berlebihan:
  1. Pemberian cepat larutan infus IV yang mengandung ion K
  2. Pemberian cepat transfusi darah yang disimpan
  3. Makan pengganti garam pada pasien gagal ginjal

GAMBARAN KLINIS HIPERKALEMIA
Neuromaskuler:
  • kelemahan otot → paralisis flasid pd tungkai bawah lalu ke badan dan lengan,
  • Parestesia wajah, lidah, kaki, dan tangan
Saluran cerna:
  • Mual, diare, kolik usus
Ginjal:
  • Oliguria → anuria

PENATALAKSANAAN HIPERKALEMIA
  • Pada ion K sangat tinggi (7-8mEq/L) atau ada perubahan EKG sangat mencolok → menunjukan adanya ancaman henti jantung → ion K harus dirunkan dalam waktu 5 menit →
  • 10 ml kalsium glukonat 10% IV secara perlahan, dengan pemantauan EKG
  • 500 ml glukose 10% dengan insulin dalam waktu 30 menit

REFERENSI
  • Price, Wilson (2005), Patofisiologi, Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, Jakarta: EGC, edisi 6

Diposting oleh MUJAHID ALOR di 19.27 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Entri Populer

  • ASKEP KECEMASAN
    A.    Pengertian Kecemasan atau anxiety adalah suatu sinyal yang menyadarkan; ia memperingatkan adanya bahaya yang mengancam dan memu...
  • BAHAYA GHAZWUL FIKRI
              “Beberapa kelompok manusia akan memperebutkan kalian seperti halnya orang-orang rakus yang memperebutkan hidangan.” Empat b...
  • Tidak Manunda Dalam Melaksanakan Hak Orang Lain
                Dalam kehidupan masyarakat muslim ditemui pola hubungan antar warganya bervariasi. Dari sini ajaran Islam terdapat tuntut...
  • ANATOMI MUSKULOSKELETAL
    Dr. Suparyanto, M.Kes ANATOMI SISTEM MUSKULOSKELETAL TULANG (OSSEOUS) Tulang tersusun atas sel, serat dan matriks Jenis sel tulang ...
  • 17 ALASAN MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SETIA
    KAJIAN KRISTOLOGI ISLAM LINTAS KITAB SUCI 17 ALASAN MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SETIA HARUS BER”ISLAM” TINJAUAN AL QUR-AN DAN INJIL ...

Feedjit

Mengenai Saya

Foto saya
MUJAHID ALOR
Memantapkan Peran Dakwah Islamiyah dan Tarbiyah
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan Halaman

Radio Online Wahdah


popup
Script Suara Wahdah
eramuslim online streaming

jejak pengunjung

Arsip Blog

  • ▼  2012 (54)
    • ▼  November (1)
      • KONSEP CEMAS, STRESS DAN ADAPTASI (Konsep Dasar Ke...
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (28)
    • ►  April (7)
Tema Jendela Gambar. Gambar tema oleh epicurean. Diberdayakan oleh Blogger.